• Patereman Modung Bangkalan 69166 Madura Jawa Timur Indonesia
  • +62 852 5777 3333, 08193 8108 222
  • Senin - Sabtu: 7:00 Wib - 16:00 Wib

Our Blog

Muatan Historis Lahirnya Stebia Bangkalan

Pendidikan merupakan salah satu alat yang paling efektif untuk mengubah kepribadian manusia. Dampak pendidikan dalam pembentukan kualitas manusia dua atau tiga kali lebih kuat dibandingkan dengan yang lain. Pendidikan mengemban tugas untuk meningkatkan kualitas individu supaya lebih produktif, pendidikan bertugas sebagai fungsi pengendali sosial, pelestarian budaya, pusat latihan dan pengembangan tenaga kerja, serta pembentukan sikap. Keberhasilan suatu bangsa dalam membangun pendidikan juga menjadi barometer tingkat kemajuan bangsa. Dampak positif dari kemajuan pendidikan antara lain dapat dilihat dari semakin baiknya struktur demografik, meningkatnya kualitas kehidupan, dan semakin tercapainya pembangunan di berbagai sektor persoalan-persoalan yang dihadapinya. Pendidikan tinggi hadir sebagai lingkungan bernalar untuk memanusiakan manusia sesuai dengan citra manusia.

Pendidikan tinggi merupakan jalur pendidikan sekolah pada jenjang yang lebih tinggi daripada pendidikan menengah atas. Seperti halnya Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam Al- Anwar (STEBIA) yang Terletak di Jl. Ponpes Al Anwar, No. 09, Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan. Kampus ini hadir di tengah masyarakat menghadapi perkembangan dan pesatnya persaingan ekonomi dan bisnis, terlebih saat ini dihadapkan dengan revolusi 4.0.

Awal mula berdirinya Stebia ini berangkat dari keresahan KH. Mukhlis ketika melihat santrinya setelah belajar menekuni pendidikan salaf atau kitab kuningnya dan juga pendidikan yang setara dengan SMA semuanya berprestasi. Melihat potensi santrinya tersebut, muncul Ide untuk mendirikan Sekolah Tinggi agar semua santri dan orang luar yang sekolah di yayasan tersebut ketika lulus tidak kebingungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Banyak hal yang dilakukan oleh Beliau, mulai dari konsultasi, minta pendapat, dan petunjuk dari tokoh-tokoh pendidikan Indonesia. Beliau juga mengatakan bahwa yang ikut berperan pendirian Stebia ini juga senior alumni seperti Ustad Agus Salim, Ustad Mahmudi, dan lainnya.

Stebia ini terdiri dari dua Prodi yang pertama; Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah. KH. Mukhlis juga mengatakan kenapa memilih jurusan tersebut, karena melihat perkembangan perekonomian di Indonesia khususnya di Wilayah Madura begitu pesat. Peluang untuk bekerja dan berbisnis juga semakin luas. Tidak hanya itu, akantetapi bekerja, berbisnis, serta membangun prekonomian di dalam keluarga harus berlandaskan syari’ah agar mempunyai dasar dan tidak menyimpang dari ajaran Islam.

Stebia mempunya ijin pendirian dalam pengoperasian kampus sebagai Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Berbasis Islam ditandatangani oleh Kementrian Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, tertanngal 22 Mei 2019. KH. Muhlis selaku inisiator pendirian Perguruan Tinggi STEBIA sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar berharap dengan adanya kampus ini bisa bermanfaat bagi santrinya dan masyarakat umum untuk melanjutkan pendidikannya di Stebia.

 

HMb

Berita Terkait